RSS

Semut Legiun

28 May

Salah satu hewan yang paling ditakuti di hutan adalah semut legiun. Komunitas semut ini dinamai “pasukan” karena tindakan mereka me-miliki disiplin militer sejati.
Semut legiun adalah hewan karnivora. Mereka melahap segala sesuatu yang terlihat. Setiap semut panjangnya 6-12 milimeter, tetapi jumlah mereka yang besar dan disiplin mereka mengimbangi keku-rangan mereka dari segi ukuran.

Sinar matahari langsung dapat membunuh semut legiun dalam wak-tu singkat. Oleh karena itu, mereka berjalan di malam hari atau dalam bayang-bayang. Karena peka cahaya, mereka menggali terowongan pan-jang saat bergerak maju. Sebagian besar semut berlari dalam terowongan ini tanpa keluar. Hal ini tidak mengurangi kecepatan mereka, karena mereka dapat menggali terowongan sangat cepat dengan rahang mereka yang kuat. Karenanya, mereka lari secara cepat dan rahasia. Semut legiun bergerak sebagai pasukan yang sangat besar, melintasi segala hambatan kecuali api dan air, meskipun mereka buta sama sekali.

Semut legiun mengoyak mangsanya di tempat mereka bertemu, dan membawa potongan mangsa kecil-kecil ke sarang sementara. Makanan yang dibutuhkan koloni semut legiun cukup banyak. Kebutuhan sehari-hari koloni ukuran sedang, yang terdiri atas 80.000 semut dewasa dan 30.000 larva, kira-kira sekitar 2,27 liter makanan produk hewan

Karena tidak memiliki sarang tetap, semut legiun selalu berpindah-pindah. Gerakan dan migrasi koloni bergantung pada daur produksi telur. Ratu menghasilkan sekitar 25-35.000 telur selama dua hari setiap bulan. Beberapa hari sebelum bertelur, koloni berhenti dan berkumpul di daerah luas. Semut saling bergantungan dengan kaki yang berbentuk kait dan membentuk sarang sementara. Ruang kosong di tengah meru-pakan ruangan, yang siap untuk didiami ratu dan generasi baru. Wajarnya, kaki dan sendi semut di puncak harus menerima beban berlebihan. Namun, karena tubuh mereka dibentuk mampu dibebani berat beberapa ratus kali dari berat mereka sendiri, mereka dapat menahan seluruh koloni tanpa masalah.

Guna berburu seefisien mungkin, semut menye-suaikan gerakan mereka dengan kebutuhan anak-anak semut yang sedang berkembang, berganti-ganti antara fase menetap dan berpindah-pindah. Pada masa istira-hat sekitar 20 hari, ratu yang gemuk dan tidak dapat bergerak menghasilkan 50.000 hingga 100.000 telur sementara anak-anak lain berada dalam tahap kepom-pong yang diam. Sebagian besar hari dilewatkan para pekerja mencari makanan untuk mereka sendiri dan ratu, melakukan serangan singkat dari sarang dengan pola seperti mawar. Pada setiap serangan mereka mengubah arah sebesar rata-rata 123 derajat, sehingga menghindari menyisir lahan yang sama.

Semut bisa tidak keliru menghitung 123 derajat, sesuatu yang tak dapat dihitung manusia tanpa alat. Ini seolah menunjukkan pengetahuan matematika yang teliti. Namun, semut tidak mengenal matema-tika, berhitung pun tak dapat. Ini menunjukkan bahwa tindakan mereka dilakukan menurut ilham istimewa, dan tidak secara sadar.

Saat larva pertama menetas, para pekerja me-ngumpulkan makanan sementara komunitas tetap di tempat. Potongan makanan langsung diberikan ke-pada larva. Siapnya ratu bertelur lagi biasanya ber-samaan dengan transisi larva sebelumnya ke tahap kepompong. Pada tahap ini komunitas berhenti lagi. Serempaknya waktu bertelur ratu dan pindahnya larva ke tahap pupa menunjukkan perencanaan secara sadar karena ini mengurangi waktu berhentinya pasukan.

Perkembangan larva mendorong semut yang lebih tua untuk memulai daur migrasi baru. Inilah cara kerjanya: larva menghasilkan sekresi ketika dijilat dan dibersihkan para pekerja. Penelitian menunjukkan bahwa cairan ini efektif dalam keputusan untuk bermigrasi.38

Tidak logis kalau kita mengklaim bahwa larva, yang menjadi semut pun belum, sudah terpikir untuk menyekresi cairan itu dan mengarahkan seluruh koloni untuk memenuhi kebutuhan mereka. Satu-satunya hal yang dapat ditangkap pengamat yang pandai adalah keberadaan Sang Pencipta tertinggi, serta informasi dan kekuasaan-Nya di sekeliling kita.

 
Leave a comment

Posted by on May 28, 2012 in Information, Inspire

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: