RSS

Menghina Al Quran?

29 Apr

“INI AKIBAT ORANG MENGHINA AL-QUR’AN”

saat di sebuah universitas
Dosen: “Saya bingung. Banyak
Umat Islam di seluruh dunia lebay.

Kenapa harus protes dan demo besar-besaran cuma karena tentara amerika menginjak,
meludahi dan mengencingi Al- Quran? Wong yang dibakar kan cuma kertas, cuma media tempat Quran ditulis saja kok. Yang Qurannya kan ada di Lauh Mahfuzh. Dasar ndeso. Saya kira banyak muslim yang mesti dicerdaskan.”

Meskipun pongah, namun banyak mahasiswa yang setuju dengan pendapat dosen liberal ini.
Memang Qur’an kan hakikatnya ada di Lauh Mahfuz. Tak lama sebuah langkah kaki memecah kesunyian kelas. Sang mahasiswa kreatif mendekati dosen kemudian mengambil diktat kuliah si dosen, dan membaca sedikit sambil sesekali menatap tajam si dosen.
Kelas makin hening, para mahasiswa tidak
tahuapa yang akan terjadi selanjutnya. Mahasiswa:”Wah, saya sangat terkesan dengan hasil analisa bapak yg ada disini.”ujarnya sambil membolak balik halaman diktat tersebut.

“Hhuuhhh….”semua orang di kelas
itu lega karena mengira ada yang tidak beres. Namun Tiba-tiba sang mahasiswa meludahi,
menghempaskan dan kemudian menginjak-injak diktat dosen tersebut. Kelas menjadi heboh. Semua orang kaget, tak terkecuali si dosen liberal.

Dosen: “kamu?! Berani melecehkan saya?! Kamu tahu apa yang kamu lakukan?! Kamu
menghina karya ilmiah hasil pemikiran saya?! Lancang kamu ya?!”

Si dosen melayangkan tangannya
ke arah kepala sang mahasiswa
kreatif, namun ia dengan cekatan
menangkis dan menangkap tangan si dosen.

mahasiswa: “Kenapa anda marah?? toh yang saya injak cuma kertas, bukankah anda tau kalau ilmunya ada dikepala anda??mengapa anda merasa dilecehkan???”

mendengar jawaan si mahasiswa dosen itu kemudian terdiam, sembari membenarkan kerah baju yang tidak lusuh si dosen kemudian keluar dengan muka merah padam.

—–
sahabat semuanya, tak jarang bahkan terlalu sering non muslim mengklaim ah cuma gitu aja, ah ini ah itu…melakukan penghinaan tanpa batas rasa toleransi, tetapi ketika mereka diusik sedikit saja bilang terorislah, mana toleransi umat beragamalah, bahkan dengan tuduhan lebih keji mengatakan ajaran islam.

kita disini bukan untuk saling menghujat atau propokasi, tetapi kita saling menyadarkan ketika kita salah dan yang utama Jangan pernah menyakiti jika tidak mau disakiti

#Immuki

 
Leave a comment

Posted by on April 29, 2013 in Information

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: